In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful..

"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang biasa terlihat.."

In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful..

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim)

In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful..

"Ketika engkau mendapati tidak ada seorangpun selain Allohu Ta'ala bersamamu, maka ketahuilah bahwasanya Allohu Ta'ala sudah lebih dari cukup dibandingkan segalanya.."

In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful..

"Ikhlas adalah tidak merasa telah berbuat ikhlas. Barangsiapa masih menyaksikan keikhlasan dalam ikhlasnya, maka keikhlasannya masih membutuhkan keikhlasan lagi.." (As-Suusiy)

In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful..

"Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhainya. Maka masuklah kedalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah kedalam syurga-Ku.." (Al-Fajr : 27-30)

Recent Posts

Sabtu, 05 Mei 2018

Luqman Al Hakim dan Keledai

Pada hari ini, saya kembali menceritakan Seri Kisah Teladan kepada Akhfiya. Kali ini saya akan bercerita tentang Luqman Al Hakim dan keledainya.

Cerita bermula saat Luqman sedang melakukan perjalanan dengan anaknya. Saat berangkat, Luqman meminta Sang Anak untuk duduk diatas keledai, sedangkan Luqman akan berjalan disebelahnya sambil menuntun keledai tersebut.

Tak lama kemudian, ada seseorang yang melihat mereka dan berkata, bahwa anak Luqman sangat tidak sopan karena ia duduk di atas keledai, sedangkan ayahnya berjalan. Mendengar hal ini, Luqman dan ayahnya pun bertukar tempat. Mereka pun melanjutkan perjalanan.

Namun tak lama kemudian mereka bertemu dengan orang yang berbeda. Orang itu mengatakan bahwa Luqman sangat jahat karena membiarkan anaknya berjalan, sedangkan ia duduk diatas keledainya. Mendengar perkataan orang ini, Luqman pun turun dari keledainya dan berjalan bersama anaknya. Keledai itu mereka tuntun bersama.

Tapi mereka kemudian bertemu orang yang berbeda juga. Orang ini mengatakan bahwa mereka aneh sekali karena membiarkan keledai berjalan tanpa ditunggangi. Seharusnya keledai itu dinaiki, bukan untuk di tuntun seperti itu.

Mendengar perkataan orang itu, anak Luqman pun bingung. Ia merasa apapun yang mereka lakukan selalu salah di mata orang lain. Luqman pun menasihati anaknya, bahwa memang begitulah manusia. Maka dari itu, serahkanlah semua penilaian hanya kepada Allaah semata.

NB : Membaca kisah ini akan mengajak anak untuk memiliki prinsip yang tak mudah goyah meski ada banyak orang yang mengomentarinya. Ia akan belajar untuk menjadi pribadi yang hanya peduli pada penilaian Allaah semata, dan tidak terpengaruh oleh penilaian manusia.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level10
#GrabYourImagination

Zainab yang Gemar Sedekah

Hari ini saya membacakan kisah tentang Zainab binti Khuzaimah, istri dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang dikenal dengan kedermawanannya.

Zainab berasal dari keluarga yang kaya raya. Namun ia tidak suka berfoya-foya. Justru ia adalah perempuan yang dermawan. Beliau gemar menolong orang - orang yang membutuhkan.

Setiap hari, Zainab bersedekah agar ibadahnya semakin berkah. Ia pun selalu berusaha tersenyum dan membuat setiap orang merasa nyaman. Bahkan kepada para pelayan, Zainab tetap berbuat baik dan memperlakukan mereka dengan baik dan tanpa dibeda-bedakan.

Zainab memang sudah terkenal dengan kedermawanannya sejak sebelum masuk Islam. Setelah masuk Islam, ia menjadi semakin rajin untuk bersedekah. Hingga ia mendapatkan julukan sebagai Ummul Masakin, yang artinya ibu bagi orang-orang miskin.

NB : Kisah ini akan mengenalkan karakter dermawan dan senang berbagi kepada anak. Melalui kisah Zainab, anak akan belajar untuk meneladani karakter dermawan yang dimiliki olehnya.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level10
#GrabYourImagination

Menolong Binatang

Pada hari ini, saya membacakan buku cerita dari Seri Kisah Teladan untuk Akhfiya yang berjudul Menolong Binatang.

Kisah ini bercerita tentang seorang laki-laki yang sedang melakukan perjalanan jauh. Di tengah jalan, laki-laki tersebut kehabisan bekal makanan dan minuman. Ia pun sangat kehausan dan segera mencari sumber mata air terdekat.

Tak lama kemudian, ia menemukan sunur air. Masyaa Allaah senang sekali laki-laki tersebut. Namun sayangnya, sumur tersebut tidak ada timbanya. Akhirnya laki-laki itu turun ke dasar sumur untuk mengambil air dan meminumnya, hingva hilanglah rasa dahaga.

Setelah puas minum, laki-laki itu naik kembali keatas. Namun kemudian ia melihat ada seekor anjing yang sedang menjilati tanah yang basah karena kehausan. Laki-laki itu pun merasa iba. Akhirnya ia turun kembali ke dasar sumur, dan menggunakan sepatunya untuk mengambil air. Anjing yang kehausan merasa sangat senang, ia pun langsug meminum air yang dibawakan oleh laki2 itu.

Karena kebaikan laki2 itu, anjing menjadi tidak kehausan lagi. Allaah pun mengampuni dosa laki2 itu, atas kebaikan yang telah ia lakukan.

NB : Membacakan kisah ini diharapkan mampu membuat anak memiliki karakter penolong. Sama seperti laki2 ini yang tak segan menolong binatang yang baru ia jumpai.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level10
#GrabYourImagination