Tampilkan postingan dengan label medical info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label medical info. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 04 Februari 2012
penghisap maut
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful
Ada yang tidak tahu apa itu rokok?
Well, jika anda orang Indonesia..maka saya asumsikan anda mengetahuinya. Karena rokok sangat BIASA ditemukan disini. Mengapa? Lihat saja sekitar! Iklan-iklan rokok merajalela dimana-dimana bak jamur yang tumbuh di roti basi. Hampir setiap sudut (terutama di kota) pasti akan dijumpai seorang yang menghisap rokoknya kuat-kuat. Kemudian menghembuskan sisa asapnya ke udara. Mengenaskan.
Saya pun begitu.
Saya mengenal rokok sejak kecil. Bagaimana tidak, eyang saya dulunya adalah perokok berat sebelum beliau meninggal dunia. Bahkan, ketika kecil dulu saya sering sekali meminta eyang atau yang biasa saya panggil dengan Mbah Kakung untuk melakukan atraksi rokok untuk saya. Caranya? Mbah kakung akan merokok, kemudian saya akan meminta mbah kakung membentuk asap lucu-lucu setelahnya. Favorit saya saat itu bentuk donat. Asap dengan bentuk lingkaran dengan lubang ditengahnya. Namun setelah besar, saya mulai membenci rokok. Apapun merknya, harganya, rasanya. Saya tak suka.
Saya dulu tak paham rokok itu tak sehat. Saya hanya tahu, orang yang merokok itu menyebalkan. Orang yang merokok itu adalah orang egois yang tak punya hati. Menghisap rokoknya yang katanya nikmat sesaat kemudian membuang sampahnya ke udara bebas. Membuat orang lain merasakan bau tak sedap karenanya. Untuk saya mencium asap rokok bisa membuat saya ingin sekali muntah. Apalagi di tempat umum. Pernah kejadian, ketika saya ikut bapak pulang dari Yogya menuju Solo naik bis umum, samping saya ada orang yang merokok. Padahal saat itu bis sedang penuh sesak tak karuan. Akhirnya karena tak tahan, saya muntah di sepatu orang itu. Haha. Salah sendiri, merokok di tempat umum.
Dan kini, miris rasanya melihat rokok merajalela laris manis bak kacang goreng di pemutaran layar tancap. Setiap orang bisa merokok. Anak kecil, remaja, dewasa bahkan lansia. Semua orang bisa merokok dengan mudahnya. Akses untuk merokok pun tak susah. Lihat saja iklan-iklan di TV. Banyak iklan menipu yang mengidentikkan rokok dengan lelaki sejati. Huek. Yang percaya itu benar-benar tidak bisa berpikir jernih tampaknya. Lelaki sejati, tak akan mampu mengorbankan uang untuk anak istri demi sepuntung rokok yang akan perlahan membunuhnya! Lelaki sejati itu ya lelaki sholih, dan tentu saja lelaki sholih tidak merokok. Lelaki sholih itu lelaki yang pasti takut pada Rabb-Nya dan tunduk pada perintah agama. Sayang istri dan keluarga, serta bertanggung jawab dan dapat dipercaya*ups, malah ngelantur*.
Back to topic. Yah, lihatlah. Harga rokok di Indonesia juga tak mahal. Bahkan dengan harga 500 rupiah pun, sebatang rokok bisa menempel ditangan. Miris. Harganya bahkan lebih murah daripada memompa ban sepeda motor di kota. Apalagi di kota-kota yang banyak pelajarnya seperti Yogya. Di warung-warung burjo,banyak sekali yang menjual rokok secara eceran. Membuat bisnis rokok menjadi raksasa besar yang sulit di taklukkan. Apalagi target pasarnya sangat luas. Tak terbatas. Orang tua, dewasa, pria, wanita, remaja, bahkan anak-anak.
Sekarang, setelah saya duduk di bangku kedokteran, saya mengerti. Bahaya rokok memang tak cuma isapan jempol semata. Banyak zat berbahaya di dalamnya. Nikotin, Tar dan ribuan zat kimia lainnya terkandung dalam satu puntung rokok dengan harga murah. Efeknya? Luar biasa. Meracuni tubuh perlahan. Dan kelak, akan menjadi pembunuh yang menyeramkan.
Tahukah anda, selama saya kuliah di kedokteran faktor risiko dari kebanyakan penyakit yang saya temui adalah perokok. Faktor risiko artinya, kemungkinan risiko seseorang yang merokok untuk terkena penyakit itu jauh lebih besar (berkali-kali lipat) dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Apa saja penyakitnya? Well, perlukah saya menyebutkannya? Banyaaak sekali. Mulai dari Penyakit Paru Obstruktif Kronis, Penyakit Jantung Koroner, Penyakit Arteri Perifer hingga yang paling menyeramkan bagi kebanyakan orang : KANKER PARU. Sebenarnya masih banyak penyakit yang bisa disebabkan oleh rokok. Tapi jika saya sebutkan, tulisan ini pasti akan teramat sangat panjang.
Dan yang menyedihkan lagi adalah, ketika seseorang merokok orang disekitarnya juga akan menghisap asap rokok tersebut. Tentu saja ini akan membuat sang perokok pasif ini juga rentan terhadap bahaya dari rokok itu. Second-hand smoker memiliki risiko terkena penyakit jantung koroner 5 kali lipat dibandingkan dengan orang yang bebas dari asap rokok. Kasihan sekali ya. Hanya karena berada di sekitar orang yang merokok, ia juga terkena dampak bahayanya. Praktis, perokok aktif pasti memiliki dosa tambahan tentunya. Selain meracuni dirinya sendiri, ia juga membuat orang teracuni karena rokoknya. Ckckckc.
Sekarang, tak perlu saya berpanjang lebar. Silakan lihat video dibawah ini ya. Saya dapatkan dari kakak kos yang me-link-kan di fb saya. Semoga bisa membuka mata kita akan bahaya merokok.
-nm-
Sabtu, 19 Februari 2011
HSC : Menstrual Disorder
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful
MENSTRUAL DISORDER
Based on kuliah Dr.Shofwal Widad SpOG (K), sedikit tambahan dari Nelson, dan referensi lain
by : nafsa
well, ini debut pertamaku di HSC.
Mohon maaf ya klo ada yang kurang atau kelebihan.
Semoga bermanfaat ya teman..
baca do’a dulu yuk sebelum belajar..biar ilmunya berkah..Amiin^^
Nah, sebelum ke yang abnormal kita overview bentar ya ke yang normal..soalnya kata dr. Shofwal kita harus menguasai dulu yang normal sebelum ke yang abnormal..
Seperti yang kita ketahui, menstruasi merupakan kondisi dimana terjadi pengelupasan dinding endometrium yakni di lapisan stratum fungsional, yang disebabkan karena adanya penurunan kadar progesteron dan estrogen di dalam tubuh.
Pengelupasan dinding endometrium itu sendiri nantinya akan diperbaiki oleh proses proliferasi dan sekresi dari dinding endometrium.
Kita belajar axis dari hipothalamus, hipofisis dan gonad dulu yuk sebelumnya.
Selasa, 25 Januari 2011
polispermia
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful
Mari bicara tentang sperma..
(Duh, bahasaku ngasal ini..T.T. Tapi karena ini saya lagi mengulang belajar di blok 2.1 tentang Conception, Fetal Growth and Congenital Anomaly makanya saya buat tulisan ini. Sekalian belajar lagi..Maaf kalo ada kata-kata yang salah T.T)
Ehem, yang dibahas disini bukan tentang sperma yang aneh-aneh ya. Tapi dari sisi medisnya..dan nggak banyak banget, soalnya saya sebenarnya males nulis ini. Hehe. Cuma pingin menghilangkan jenuh saja.
Let’s start..
Senin, 13 Desember 2010
berdamai dengan gelap
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful
Cerita ini bermula dari kebiasaan tidur saya di tengah lampu yang menyala terang. Sejak kecil saya memang sering sulit tidur di malam hari. Jujur saja, saya takut gelap, meski masih sebatas wajar saja. Saya takut, karena setiap malam datang dan gelap menjelang, imajinasi saya tentang hal yang menyeramkan akan bertambah parah. Itulah yang membuat saya bertambah takut dengan gelap, dan akhirnya jadi kesulitan tidur.
Karena saya merasa kualitas tidur saya selama ini sangat lah tidak baik. Dimana malam hari saya sering sulit tidur, sedangkan waktu kuliah sering terkantuk-kantuk di kelas. Maka saya penasaran bagaiman caranya meningkatkan kualitas tidur saya. Kakak kosan saya kemudian memberi saran, “cobalah mematikan lampu ketika tidur”. Kata beliau, hal ini bisa meningkatkan kualitas tidur kita .Saran yang sederhana, namun bagi saya hal ini termasuk sulit dilakukan. Bagaimana saya bisa mematikan lampu, sedangkan ketika di kegelapan, imajinasi liar saya mulai berperan. Hiks.
Sabtu, 27 November 2010
soal : perinatal asphyxia and birth trauma
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh The Most Gracious The Most Merciful
Skenario ini untuk soal nomor 1-3
Seorang ibu dengan G1P0A0 sedang hamil 35 minggu. Dari ANC yang selama ini telah dilakukan, ternyata sang ibu memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus sebelum hamil, dan bertambah parah setelah hamil. Ketika persalinan tiba, ternyata presentasi bayi adalah presbo sehingga persalinan harus dilakukan dengan sectio cesarian. Bayi yang dilahirkan ternyata memiliki berat badan 3800 gr dengan panjang 51cm. Pemeriksaan pada neonatus menunjukkan bahwa bayi memiliki WPK>3 detik dan sedikit kejang pada 24 jam pertama. Setelah dilakukan MRI ternyata didapatkan bahwa bayi mengalami pembengkakan pada otak.
1. Diagnosis yang mungkin didapatkan dari kasus bayi diatas adalah..
a. IUGR
b. Perinatal Asphyxia
c. Macrosomia
d. Besar Massa Kehamilan
e. Neonatal Jaundice
Jawaban : B
Kondisi yang terjadi pada kasus diatas adalah Perinatal Asphyxia. Hal ini dapat ditemukan dari gejala WPK > 3detik, kejang dan pembengkakan otak akibat dari pertukaran gas pada bayi yang tidak seimbang.
2. Faktor risiko obstetrik yang mungkin terjadi pada kondisi diatas adalah..
a. Gestational Diabetes Mellitus
b. Post term delivery
c. Abnormal presentation (Presbo)
d. Placenta previa
e. Macrosomia
Jawaban : C
Presbo merupakan faktor risiko obstetric yang memyebabkan terjadinya perinatal apshyxia. Sedangkan gestational diabetes mellitus merupakan faktor maternal yang menyebabkan terjadinya perinatal asphyxia.
Kalo yang lainnya itu aku buat asal aja pilihannya..hoho.
Kamis, 25 November 2010
waspadai antibiotik..
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name Of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful
Sejak masuk FK saya selalu tertarik dengan Farmakologi yang berkutat dengan obat-obatan.
Dan kali ini tentang masalah klasik yang sudah sering terjadi di Indonesia, yakni tentang penggunaan antibiotik yang tidak rasional.
Hmm, rasanya miris sekali. Melihat antibiotik yang seharusnya diberikan dengan resep dokter itu bebas diperjualbelikan di masyarakat. Bukankah sudah jelas di tulisannya “Only with prescription” atau “Harus Dengan Resep Dokter”?? Tapi kenapa masih saja apotik memperjualbelikan antibiotik tanpa resep dokter??
In The Name Of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful
Sejak masuk FK saya selalu tertarik dengan Farmakologi yang berkutat dengan obat-obatan.
Dan kali ini tentang masalah klasik yang sudah sering terjadi di Indonesia, yakni tentang penggunaan antibiotik yang tidak rasional.
Hmm, rasanya miris sekali. Melihat antibiotik yang seharusnya diberikan dengan resep dokter itu bebas diperjualbelikan di masyarakat. Bukankah sudah jelas di tulisannya “Only with prescription” atau “Harus Dengan Resep Dokter”?? Tapi kenapa masih saja apotik memperjualbelikan antibiotik tanpa resep dokter??
Rabu, 24 November 2010
kematian maternal (a sad story)
Bismillahirrahmaanirrahiim
In The Name of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful
Sebuah kisah duka, di tengah rutinitas saya belajar di blok 2.2
Maghrib itu, saya sedang berbincang dengan kakak kosan, membahas batik dagangan yang saya bawa dari Solo. Tiba-tiba handphone saya berdering, ternyata ada sms dari seorang sahabat saya. Panik menyelimuti hati saya ketika membacanya, hembusan nafas pun tertahan sejenak. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Ibu sahabat saya meninggal dunia di tengah proses persalinan. Kembali, takdir menyapa dengan tiba-tiba. Membuat hati terkejut dengan segala yang terjadi tanpa terduga.
Lagi, berita duka terdengar. Duhai Rabbi, cukuplah kematian sebagai sebaik-baik nasihat. Saya benar-benar tak percaya dengan semua ini. Saya mengenal ibu sahabat saya itu, bahkan bisa dibilang cukup sering saya berinteraksi. Ketika saya berkunjung kerumah sahabat saya, ketika saya menelpon sahabat saya dan ketika bertemu langsung di sekolah. Rasanya benar-benar tak percaya beliau pergi secepat ini. Tapi Alloh sudah berkehendak, dan memang harus beginilah jalannya.
Yang membuat saya merasa bersedih adalah karena sang ibu meninggal di tengah proses persalinan. Di tengah perjuangannya melahirkan putri kelimanya. Saya bersedih karena saat kabar duka itu terdengar, saya tengah berada di blok kedua saya di tahun kedua. “Safe Motherhood and Neonates”. Dimana pada blok ini saya banyak belajar tentang kandungan, persalinan dan masa nifas.
In The Name of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful
Sebuah kisah duka, di tengah rutinitas saya belajar di blok 2.2
Maghrib itu, saya sedang berbincang dengan kakak kosan, membahas batik dagangan yang saya bawa dari Solo. Tiba-tiba handphone saya berdering, ternyata ada sms dari seorang sahabat saya. Panik menyelimuti hati saya ketika membacanya, hembusan nafas pun tertahan sejenak. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Ibu sahabat saya meninggal dunia di tengah proses persalinan. Kembali, takdir menyapa dengan tiba-tiba. Membuat hati terkejut dengan segala yang terjadi tanpa terduga.
Lagi, berita duka terdengar. Duhai Rabbi, cukuplah kematian sebagai sebaik-baik nasihat. Saya benar-benar tak percaya dengan semua ini. Saya mengenal ibu sahabat saya itu, bahkan bisa dibilang cukup sering saya berinteraksi. Ketika saya berkunjung kerumah sahabat saya, ketika saya menelpon sahabat saya dan ketika bertemu langsung di sekolah. Rasanya benar-benar tak percaya beliau pergi secepat ini. Tapi Alloh sudah berkehendak, dan memang harus beginilah jalannya.
Yang membuat saya merasa bersedih adalah karena sang ibu meninggal di tengah proses persalinan. Di tengah perjuangannya melahirkan putri kelimanya. Saya bersedih karena saat kabar duka itu terdengar, saya tengah berada di blok kedua saya di tahun kedua. “Safe Motherhood and Neonates”. Dimana pada blok ini saya banyak belajar tentang kandungan, persalinan dan masa nifas.
Sabtu, 13 November 2010
soal Peurpurium
bismillahirrohmaanirrohiim.
In The Name of Alloh, The Most Gracious The Most Merciful.
Soal MSC_ Peurpurium_Masa Nifas
- Seorang ibu berusia 32 tahun dengan G1P1A0 baru saja melahirkan 2 hari yang lalu. Suhu tubuh ibu telah normal dan dari vaginanya keluar cairan yang berasal dari kavum uteri dan berwarna merah yang terdiri dari lendir dan darah. Ketika dilihat, cairan tersebut tampak memanjang. Sebagai seorang dokter, langkah apa yang dapat anda lakukan untuk menangani kondisi di atas?
- Memberikan treatment anemia yang tepat
- Rsusitasi cairan tubuh
- Bimanual exam untuk mengecek kondisi cervix
- USG Transvaginal
- Curretage untuk melepaskan sisa plasenta
- Ketika dilakukan pemeriksaan bimanual exam pada ibu tersebut, maka kondisi cervix yang semestinya di dapatkan adalah?
- 5 jari masuk
- 2 jari masuk
- 1 jari masuk
- Ostium externa seperti celah mendatar seperi garis
- Jari kelingking masuk
soal IUGR
Bismillahirrahmaanirrahiim.
In The Name of Alloh, The Most Gracious, The Most Merciful.
Mulai sekarang salah satu postingan d blog saya bakal ada beberapa soal yang saya buat untuk Medical Science Club di FK UGM. Bukan apa-apa, ini hanya sebagai pemicu agar blog saya jauh bisa lebih bermanfaat.
Sekalian bisa buat belajar bareng juga, terutama buat temen-temen saya yang calon dokter. Ehehe..
Soal MSC : Intra Uterine Growth Restriction.
1. Pada sebuah kelahiran, ternyata bayi yang dilahirkan oleh seorang wanita memiliki berat badan dibawah 10 percentil untuk masa kehamilannya. Dokter mengatakan bahwa hal ini terjadi sebagai akibat dari proses patologis selama kehamilan. Kasus yang terjadi pada bayi tersebut adalah:
a. Small Gestational Age
b. Preterm
c. Intra Uterine Growth Restriction
d. Post Term
e. Fetal Distress
Jawaban : C ( udah jelas banget yaa)
2. Berikut ini adalah faktor risiko (*ingat, bukan resiko tapi risiko soalnya dosen kita dr. Risanto..hehe gaje banget sih –“) dari terjadinya IUGR yang berasal dari ibu adalah :
a. Anti phospholipid syndrom
b. Multiple gestational
c. Chorioangioma
d. Placenta Previa
e. Congenital Abnormalities
Jawaban : A
Kalo B dan E itu faktor risiko dari bayi, sedangkan C dan D faktor risiko dari plasenta.
In The Name of Alloh, The Most Gracious, The Most Merciful.
Mulai sekarang salah satu postingan d blog saya bakal ada beberapa soal yang saya buat untuk Medical Science Club di FK UGM. Bukan apa-apa, ini hanya sebagai pemicu agar blog saya jauh bisa lebih bermanfaat.
Sekalian bisa buat belajar bareng juga, terutama buat temen-temen saya yang calon dokter. Ehehe..
Soal MSC : Intra Uterine Growth Restriction.
1. Pada sebuah kelahiran, ternyata bayi yang dilahirkan oleh seorang wanita memiliki berat badan dibawah 10 percentil untuk masa kehamilannya. Dokter mengatakan bahwa hal ini terjadi sebagai akibat dari proses patologis selama kehamilan. Kasus yang terjadi pada bayi tersebut adalah:
a. Small Gestational Age
b. Preterm
c. Intra Uterine Growth Restriction
d. Post Term
e. Fetal Distress
Jawaban : C ( udah jelas banget yaa)
2. Berikut ini adalah faktor risiko (*ingat, bukan resiko tapi risiko soalnya dosen kita dr. Risanto..hehe gaje banget sih –“) dari terjadinya IUGR yang berasal dari ibu adalah :
a. Anti phospholipid syndrom
b. Multiple gestational
c. Chorioangioma
d. Placenta Previa
e. Congenital Abnormalities
Jawaban : A
Kalo B dan E itu faktor risiko dari bayi, sedangkan C dan D faktor risiko dari plasenta.
Rabu, 29 September 2010
human embryology
kali ini saya akan menuliskan cerita tentang embriologi manusia. Mumpung kemarin habis ujian, jadi sekalian mengingat biar ndak gampang lupa..^^
*NB: tidak disarankan untuk dibaca, karena ini penuh dengan istilah kedokteran..hehe :p
tapi kalau mau belajar bareng nafsa, yuuk lanjut bacanya..^^
Bismillah.
Embriologi manusia dimulai ketika dari proses fertilisasi, yakni bertemunya gamet jantan dan gamet betina di ampula tuba uterina. Setelah itu, pada minggu pertama akan terjadi proses cleavage, atau yang biasa disebut segmentasi dari zygot, menjadi sel anak yang disebut blastomer. Blastomer akan terus bersegmentasi hingga berjumlah 16 yang akan disebut sebagai Morula. Morula kemudian memiliki rongga blastokist yang berisi cairan sehingga nantinya akan disebut sebagai Blastula. Blastula kemudian mulai masuk ke cavum uteri dan akhirnya mengalami implantasi. Ketika terjadi implantasi, terjadi perkembangan sel menjadi dua yakni trophoblast yang terletak di tepi dan inner cell mass yang berkumpul di satu kutub yang disebut polus embryonicus. Trophoblast juga akan mengalami perkembangan menjadi dua bagian yakni Cyncytiotrophoblast yang ada di tepi dan Cytotrophoblast yang ada di dalam.
Pada minggu kedua, mulai terbentuk cavitas amnion yang akan berisi carian amnion. Cavitas amnion ini akan membuat inner cell mass menjadi lempeng yang disebut discus. Discus kemudian akan mengalami perkembangan menjadi bilaminar discus, yakni terbentuk dua lapisan sel yaitu epiblast yang diatas dan tersusun oleh sel kolumner, dan hipoblast di bawah yang tersusun dari sel kuboid. Selain itu mulai terbentuk saccus vitellinus primarius atau yolk sac. Karena antara trophoblast dan inner cell mas semakin menjauh, maka akan diisi oleh jaringan ikat yang disebut mesoderma extraembryonic. Mesoderma extraembrionic ini akan memilik rongga-rongga yang kemudian akan berfusi membentuk coelom extraembrionic. Pada coelom extraembryonic tersebut akan terdapat dua lapisan sel yakni mesoderma somatik extraembryionic yang terletak di bagian luar dan mesoderma splanchnicus extraembryionic yang terletak di dekat coelom. Selain itu juga terjadi perkembangan dari trophoblast, dimana cyncytio trophoblast makin menginvasi stroma dari endometrium sehingga membentu ruangan yang disebut lakuna. Lakuna ini akan berisi sekret darah dan kelenjar yan merupakan nutrisi dari embryo sehingga disebut embryotroph. Akhir minggu kedua akan ditandai dengan terbentuknya prechordal plate, yakni terjadinya perubahan bentuk sel pada hipoblast yang awalnya kuboid akan menjadi kolumner.
*masih semangat membaca??!!
baguuuus...lanjuuuut!!
^^
*NB: tidak disarankan untuk dibaca, karena ini penuh dengan istilah kedokteran..hehe :p
tapi kalau mau belajar bareng nafsa, yuuk lanjut bacanya..^^
Bismillah.
Embriologi manusia dimulai ketika dari proses fertilisasi, yakni bertemunya gamet jantan dan gamet betina di ampula tuba uterina. Setelah itu, pada minggu pertama akan terjadi proses cleavage, atau yang biasa disebut segmentasi dari zygot, menjadi sel anak yang disebut blastomer. Blastomer akan terus bersegmentasi hingga berjumlah 16 yang akan disebut sebagai Morula. Morula kemudian memiliki rongga blastokist yang berisi cairan sehingga nantinya akan disebut sebagai Blastula. Blastula kemudian mulai masuk ke cavum uteri dan akhirnya mengalami implantasi. Ketika terjadi implantasi, terjadi perkembangan sel menjadi dua yakni trophoblast yang terletak di tepi dan inner cell mass yang berkumpul di satu kutub yang disebut polus embryonicus. Trophoblast juga akan mengalami perkembangan menjadi dua bagian yakni Cyncytiotrophoblast yang ada di tepi dan Cytotrophoblast yang ada di dalam.
Pada minggu kedua, mulai terbentuk cavitas amnion yang akan berisi carian amnion. Cavitas amnion ini akan membuat inner cell mass menjadi lempeng yang disebut discus. Discus kemudian akan mengalami perkembangan menjadi bilaminar discus, yakni terbentuk dua lapisan sel yaitu epiblast yang diatas dan tersusun oleh sel kolumner, dan hipoblast di bawah yang tersusun dari sel kuboid. Selain itu mulai terbentuk saccus vitellinus primarius atau yolk sac. Karena antara trophoblast dan inner cell mas semakin menjauh, maka akan diisi oleh jaringan ikat yang disebut mesoderma extraembryonic. Mesoderma extraembrionic ini akan memilik rongga-rongga yang kemudian akan berfusi membentuk coelom extraembrionic. Pada coelom extraembryonic tersebut akan terdapat dua lapisan sel yakni mesoderma somatik extraembryionic yang terletak di bagian luar dan mesoderma splanchnicus extraembryionic yang terletak di dekat coelom. Selain itu juga terjadi perkembangan dari trophoblast, dimana cyncytio trophoblast makin menginvasi stroma dari endometrium sehingga membentu ruangan yang disebut lakuna. Lakuna ini akan berisi sekret darah dan kelenjar yan merupakan nutrisi dari embryo sehingga disebut embryotroph. Akhir minggu kedua akan ditandai dengan terbentuknya prechordal plate, yakni terjadinya perubahan bentuk sel pada hipoblast yang awalnya kuboid akan menjadi kolumner.
*masih semangat membaca??!!
baguuuus...lanjuuuut!!
^^
Jumat, 02 Juli 2010
medical error

Pada tulisan kali ini, akan sedikit dibahas tentang medical error atau bisa dibilang kesalahan medis. Seperti kita ketahui, saat ini kasus malpraktik sering terjadi dimana-mana. Pelakunya tentu saja seorang tenaga kesehatan, entah itu dokter, perawat, ataupun yang lainnya. Karena ini masalah nyawa dan berkaitan dengan kehidupan seseorang, maka pengetahuan tentang hal ini haruslah dipahami oleh semua orang, baik itu tenaga kesehatannya maupun pasiennya. Sehingga nantinya kesalahan medis yang terjadi dapat lebih diminimalisir dankualitas kesehatan pun dapat menjadi lebih baik.Oiya, dalam tulisan kali ini akan lebih dibahas tentang peran dokternya saja ya. .^^
Baiklah, mari kita mulai..
Sebelumnya temen-temen pernah dengar kasus pasien operasi dan ternyata guntingnya ketinggalan di perut nya gak?? Atau mungkin pernah dengar cerita salah operasi patella (lutut) dimana yang sakit lutut kiri tapi yang dioperasi malah lutut kanannya?? Itu semua benar adanya lho, bukan hanya cerita. Nihh salah satu buktinya,
Kompas, 18 Agustus 2004
“Like Jetty Rondonuwu, penduduk Manado, menjadi korban malapraktik saat operasi lutut di RSUP Manado. Pada awalnya, ia cedera lutut kiri sehingga harus operasi dirumah sakit itu. Karena kelalaian, akhirnya justru lutut kanan lah yang dioperasi. Kesalahan ini baru disadari tim medis rumah sakit sehari setelah pelaksanaan operasi.”
Hmm,ngeri kan bacanya?? Pasti nggak pingin kan kejadian seperti itu bisa terjadi pada kita. Untuk pasiennya sendiri, bisa jadi ada risiko disabilities setelah operasi yang salah itu. Sedang untuk dokternya sanksi kasus malpraktik itu juga berat sekali. Jadi penting sekali pemahaman akan masalah ini, apalagi untuk teman-teman yang bakalan berkecimpung di dunia kesehatan. Jadi, tetap lanjutkan membaca yaa..hehe.













